Halo!

Si Rase Emas Chapter 05

Memuat...

Ia dapat melompat dengan mudah dan selalu dengan cara seenaknya.

Disamping itu juga memang sosok tubuh itu dapat bergerak dengan cepat sekali.

Dengan sendirinya, memang terlibat jelas sekali, betapa sosok tubuh kecil itu memiliki kegesitan dan ginkang yang sempurna sekali.

Sosok bayangan kecil itu tidak lain dari pada Thang Kie Bouw.

Memang setiap paginya Kie Bouw akan ber-lari2 dari puncak selatan gunung Thian-san, ke puncak bagian barat dan timur berlari terus kebarat dan kemudian kembali kebagian selatan.

Dengan cara demikian sibocah melatih diri untuk kesempurnaan ilmu meringankan tubuhnya.

Dan didalam usia jang telah mencapai delapan tahun itu, memang Thang Kie Bouw telah memiliki kegesitan yang luar biasa dan juga memang terlihat sekali bahwa ia telah memperoleh kesempurnaan untuk meringankan tubuhnya.

Disamping itu, memang kenyataannya Thang Kie Bouw didalam usia delapan tahun seperti ini telah dapat membinasakan seekor harimau dengan sekali hantam batok kepalanya.

Inilah urusan yang benar2 luar biasa dan jarang sekali terjadi didalam dunia.Karena jangankan seorang bocah cilik seperti dia itu, tetapi seorang lelaki dewasa yang memiliki tenaga yang sangat kuat sekali, belum tentu akan dapat menghadapi seekor harimau yang sangat besar dan ganas.

Dengan berhasilnya Kie Bouw membinasakan harimau itu, sudah bisa dibayangkan betapa tenaga telapak tangannya yang hebat bukan main.

Lam Ceng Siansu, gurunya seorang diri, juga memang merasa kagum sekali melihat kemajuan yang dicapai oleh muridnya.

Disamping itu memang Lam Ceng Siansu melihatnya bahwa Kie Bouw akan memiliki kesempatan untuk memperoleh kemajuan yang luar biasa.

Dan pagi itu, Kie Bouw memang tengah ber-lari2 di-puncak2 dari pegunungan Thian-san tersebut.

Tetapi ketika Kie Bouw tiba dibagian puncak disebelah barat, ketika dia tiba disebuah lembah yang penuh ditumbuhi oleb pohon2 bunga Bhotan dan juga pohon bunga lainnya yang indah, telah terdengar orang berkata dengan suara yang perlahan.

"Ajaib!....

Ajaib!....

sekali!....

Mengapa bocah sekecil itu bisa memiliki kegesitan yang luar biasa, seperti itu." Kie Bouw memang memiliki pendengaran sangat tajam, biarpun orang itu ber-kata2 dengan suara mendesis dan perlahan sekali, namun Kie Bouw dapat menangkap suaranya.

Dengan cepat Kie Bouw telah menghentikan larinya, dia menoleh kesebelah kanannya dimana dia mengetahui dari arah inilah asal suara itu didengarnya.

Terdengar lagi orang mengeluarkan seruan tertahan yang perlahan.

"Ihhh.

ia mengetahui kita berada disini," Kata suara itu lagi perlahan.

"la memiliki pendengaran yang sangat tajam sekali!

Luar biasa."Kie Bouw telah merangkapkan sepasang tangannya menjurah memberi hormat kearah sumber suara itu.

"Slapakah tuan2 yang berada ditempat itu silahkan keluar" Katanya dengan suara yang ramah.

Tetapi keadaan sunyi.

Tidak terdengar orang menyahuti atau ber-kata2 lagi.

Kesunyian telah mencekam.

tempat tersebut.

Tetapi Kie Bouw memang yakin bahwa suara itu memang berasal dari tempat itu.

Maka Kie Bouw telah berkata lagi .

"Jika memang tuan2 tidak mau keluar, maka aku yang akan memaksa kalian keluar !!!" Kata Kie Bouw dengan suara yang sabar dan tenang.

Tentu saja orang2 yang tengah berada ditempat persembunyian mereka menganggap perkataan Kie Bouw lucu sekali.

Mereka yang tengah bersembunyi itu adalah tokoh2 rimba persilatan.

Karena jarang sekali orang biasa, yang tidak memillki kepandaian tinggi mampu datang ketempat berbahaya seperti ini dipuncak gunung Thian-san.

"Inilah aneh !

Seorang bocah cilik dengan memiliki kepandaian yang sangat tinggi dan juga telah mengancam !

Hai.

Hai..

Dunla benar2 ingin terbalik." Dan setelah terdengar suara itu, keadaan diskitar tempat tersebut jadi sunyi kembali.

Disaat itulah Kie Bouw telah merangkapkan sepasang tanggannya.

"Wait." Sibocah telah melancarkan serangan.

Tetapi serangan yang dilancarkannya itu hanyalah merupakan serangan ancaman belaka bukan serangan sesungguhnya, hanya untuk mendesak orang yang tengah bersembunyi dibalik pepohonan yang rimbun itu agar melompat keluar.Tentu saja orang yang tengah bersembunyi itu tidak memandang sebelah mata terhadap serangan yang dilancarkan oleh sibocah cilik ini, mereka berdiam diri saja.

Tetapi siapa tahu, serangan itu bergelombang dan kuat bukan main.

Waktu orang yang tengah bersembunyi itu merasakan napas mereka menyesak, barulah mereka tersadar bahwa serangan yang dilancarkan oleh Kie Bouw merupakan serangan yang tangguh sekali.

Tetapi Mereka tersadar dalam keadaan terlambat, karena serangan yang menyambar itu terlalu cepat dan kuat sekali.

ketika mereka menangkis, justeru tubuh mereka yang telah terpental.

Tampak tiga sosok tubuh yang terpental keluar dari rimbunnya, daun pohon itu.

Rupanya orang2 yang bersembunyi dibalik pepohonan itu memang berjumlah tiga orang.

Mereka telah melompat dengan gerakan yang gesit bukan main, juga terlihat betapa mereka merupakan tiga orang yang telah lanjut usianya.

Semuanya berpakaian sederhana dengan wajah yang ramah-tamah dan juga sorot mata yang sangat tajam.

Tampak jelas sekali bahwa mereka memandang heran kepada Kie Bouw, rupanya apa yang tadi mereka telah rasakan itu telah mengejutkan hati mereka.

Hal ini sebetulnya disebabkan usia dari Kie Bouw yang masih begitu muda.

Dengan sendirinya, mau tidak mau hal ini agak ganjil dan juga merupakan suatu keajaiban bagi mereka.

Bayangkan saja seorang pemuda yang berusia dua puluh tahun saja belum tentu dapat memiliki kepandaian dan kekuatan tenaga dalam yang begitu ampuh seperti yang dimiliki Kie Bouw.Namun kenyataannya, sekarang ini terlihat jelas sekali, betapa kekuatan yang dimiliki Kie Bouw terlalu hebat untuk usia seperti Kie Bouw sekarang, tidak seimbang dengan usianya.

Mau tidak mau didalam keadaan seperti ini telah membuat ketiga orang tua itu jadi terheran-heran.

Sedangkan Kie Bouw yang melihat usahanya untuk memaksa ketiga orang tua itu keluar dari tempat persembunyian mereka telah cepat2 merangkapkan sepasang tangannya.

"Maafkan..

sebetulnya aku tidak mau berlaku kasar menerima tamu!" Kata Kie Bouw kemudian dengan suara yang ramah.

Tampaknya bocah ini memang mengerti tata keramahan dan juga kesopanan.

Maka dari itu, ketiga orang tua tersebut jadi tambah kagum, mereka jadi menduga, entah siapa gurunya sibocah yang tangguh ini ?

"Siapa engkau nak ?" Tegur salah seoraug diantara ketiga orang itu.

"Aku she Thang dan bernama Kie Bouw!" Menyahuti Kie Bouw cepat.

"Dan memang yang cayhe (aku), lakukan tadi kurang sopan buat Sam-wie Locianpwe!" Ketiga orang itu tambah kagum saja atas sikap yang diperlihatkan Kie Bouw.

Setelah tersenyum senang, salah seorang diantara mereka telah berkata lagi .

Rase Emas Karya dari Chin Yung "Dan mengapa dipagi hari seperti engkau berada ditempat ini ?" Tanyanya.

Kie Bouw berdiam sejenak, tampaknya dia berpikir.

Tapi kemudian ia menyahutinya.

"Seharusnya bukan cayhe yang ditanyai begitu, justeru Sam-wie yang harus kutanyakan, karena diriku ini memang satiap hari bermain disini dan belum pernah bertemu dengan Sam-wie!

Jaditegasnya cayhe harus menanyakan mengapa Sam-wie berada ditempat ini dipagi hari seperti ini?" Ditanggapi begitu oleh Kie Bouw, ketiga orang tua itu jadi melengak.

Namun begitu mereka tersadar dari kesima mereka, ketiganya telah tertawa gelak2.

"Tepat!

Memang benar apa yang kau katakan engko kecil !" Kata salah seorang diantara mereka "Memang apa yang kau katakan itu tepat !

Kami bertiga baru saja tiba ditempat ini, untuk mencari seseorang.!" "Mencari seseorang?" Tanya Kie Bouw sambil memperlihatkan prasaan heran.

Ketiga orang itu mengangguk Salah seoarang diantara mereka telah menyahuti .

"Benar kami tengah mencari seseorang...

dan menurut berita yang terakhir, bahwa orang itu berada ditempat ini!" "Siapakah orang itu ?" "Belum dapat kami sebutkan namanya" "Mungkin aku bisa membantu jika mengetahui namanya?" Tanya Kie Bouw.

"Karena sudah beberapa tahun aku hidup dan bermain didaerah ini .!" Ketiga orang itu tampak bimbang.

Namun ahirnya mereka menggelengkan kepala mereka lagi.

"Tidak bisa kami menyebutkan nama orang itu, karena urusan yang tengah kami urus ini adalah persoalan yang sangat besar sekali" Kata yang seorang lagi.

"Hemm kalau begitu, baiklah !" Kata Kie Bouw kemudian.

"Selamat tinggal!

" Dan setelah berkata begitu, Kie Bouw membalikkan tubuhnya bermaksud akan berlalu.Tetapi salah seorang diantara ketiga orang it u telah berteriak .

"Tunggu dulu!"' Kie Bouw telah menahan langkah kakinya.

"Ada sesuatu yang ingin ditanyakan oleh Sam-wie?" Tanya Kie Bouw kemudion.

Ketiga orang itu mengangguk lagi.

"Kami sesungguhnya tengah mencari seseorang untuk menyelesaikan persoalan kami.

Persoalan dendam dan sakit hati!

Kami memiliki musuh dan musuh kami itu adalah orang yang tengah kami cari itu!

Telah belasan tahun lamanya kami mencari musuh kami itu, selalu kami kehilangan jejak.

Dan sekarang, terakhir, kami menerima berita bahwa musuh kami itu berada di tempat ini." Setelah berkata begitu!

Orang tersebut berhenti sebentar, melirik kepada kedua kawannya memperhatikan Kie Bouw sejenak, barulah meneruskan perkataannya lagi .

"Dan musuh kami itu memang memiliki kepandaian yang sangat tinggi sekali.

belum tentu kami bisa mengalahkannya Karena itulah kami mau tidak mau memang harus berlaku hati2 agar tidak kena diperdaya atau juga musuh kami itu sempat mengetahui kedatangan kami, Ialu melarikan diri,sehingga sulit kami mencari jejaknya pula !" Kie Bouww memandang heran, ia dibesarkan di tempat ini, maka dari itu, sesungguhnya dia mengenal benar keadaan disekitar tempat tersebut.

Namun kenyataannya, tampaknya orang ini tengah mencari seseorang yang lihay kepandaiannya Setahu Kie Bouw tidak terdapat orang lainnya ditempat ini, siapa lagi seorang yang memiliki ke pandaian yang tinggi.

Maka dari itu tentu saja Kie Bouw jadi ter-heran2 dan menerka entah siapa yang tengah dicari oleh ketiga orang tua tersebut.

Saat itu, salah seorang diantara ketiga orang tua itu telah berkata dengan suara perlahan ."Hemmm tentunya engko kecil juga mengenal keadaan disekitar pegunungan Thian-san, ini bukan ?" Tegurnya dengan suara yang ramah.

Kie Bouw telah mengangguk mengiyakan.

"Benar!

Dukungan & Donasi

Bantu kami terus update dengan memberi dukungan melalui:

BCA 7891767327
Trakteer
Post a Comment