Halo!

Naga Sakti Sungai Kuning Chapter 83

Memuat...

Pemuda itu menyeringai dan bair pun dia tampan, namun pada saat itu bagi Lan Ci dia kelihatan seperti iblis yang menyeramkan. Sim Lan Ci sendiri adalah puteri Ban-tok Mo-li. Sudah biasa melihat kekejaman-kekejaman walau pun ia sendiri tidak berbakat untuk menjadi jahat. Namun karena sekarang ia yang menjadi korbannya, maka ia merasa begitu marahnya sehingga kalau saja bidak teringat akan keselamatan puteranya, ingin rasanya ia menyerang dan mengadu nyawa dengan pemuda itu.

"Heh-heh-heh, sudah kukatakan. Aku ldatang bukan untuk membunuh kalian. Manis. Kalau aku ingin membunuh kalian, apa sukarnya? Aku hanya tergila-gila kepadamu, Manis. Aku tidak akan membunuh kalian bertiga kalau engkau sikap manis padaku. Nah, sekarang perintahku ke dua. Tanggalkan semua pakaianmu!"

Sepasang mata itu terbelalak dan kedua pipi Lan Ci berubah merah lagi. Ada hawa keluar dari dadanya yang membuat ia ingin sekali menerjang laki-laki yang menghinanya itu. "Jahanam keparat! Engkau hendak menghinaku.

memperkosaku di depan suamiku dan anakku? Keparat, iblis. !" "Ingat, aku banting anakmu kalau engkau bergerak menyerang!" Hong San berseru dan mengangkat tubuh Thian Ki "Aku tidak ingin memperkosamu, aku ingin engkau melayani aku dengan penuh kemesraan dan kasih sayang!"

Aku tidak sudi !" Lan Ci berteriak. "Lebih baik aku

mati!"

"Engkau tidak akan mati, Manis. Akan tetapi anakmu ini yang akan remuk kepalanya, dan engkau akhirnya akan jatuh pula ke dalam pelukanku, walau untuk itu aku harus melakukan paksaan. Nah, lihat kepala anakmu akan hancur dan otaknya berantakan!"

"Tunggu. ! Jangan bunuh anakku !" siang Lee

berseru dengan lemah. "Ci-moi lakukanlah apa yang

dikehendakinya" katanya dan suaranya mengandung isak saking marah dan tidak berdaya.

Sim Lan Ci membelalakkan matanya kepada suaminya. "Apa? Engkau suamiku sendiri, engkau satu-satunya pria varig kucinta, engkau menyuruh aku membiarkan diriku dihinanya? Kemudian, kalau dia sudah menggauli di depan matamu, ialu kelak engkau memandang rendah padaku, ya? Engkau menghinaku, engkau bahkan akan membenciku. !"

"Tidak, isteriku! Sama sekali tidak. Kalau hanya untuk keselamatan diriku sampai mati pun aku tidak rela melihat engkau disentuhnya. Akan tetapi untuk Thian Ki. ! Ingat

Thian Ki anak kita satu-satunya. ! Dia tidak boleh mati

konyol begitu saja!"

Sim Lan Ci menjadi lemas. Ia mandang ke kanan kiri bagaikan seekor kelinci yang sudah disudutkan, siap diterkam harimau. Ia tidak tahu harus berbuat apa, akan tetapi melihat anaknya diangkat tinggi-tinggi itu, ia merasa hatinya seperti hancur luluh. "Baiklah ......... baiklah !" Ia berbisik dan terdengar

isak tertahan. "Aku turut perintahmu, akan tetapi.

kaubebas dulu anakku......... , lepaskan dia "

"Ha-ha-ha, kaukira aku ini anak kecil yang mudah kautipu begitu saja? Namanya menjual barang, belum memberi dan memperlihatkan barangnya sudah mau minta bayarannya! Hayo kau tanggalkan dulu pakaian itu satu demi satu, dan aku akan membebaskan anakmu!"

Sim Lan Ci merasa bahwa ia berada di dalam cengkeraman seorang gila, atau seorang yang luar biasa jahatnya, kejamnya, akan tetapi juga amat cerdiknya. Bicara dengan orang seperti itu, tidak ada gunanya, juga akan menyakitkan hati saja kalau mencoba untuk mengakalinya. Maka, dengan hati penuh kemarahan sehingga tangannya gemetar, bukan karena takut, melainkan karena arah, mulailah ia menanggalkan pakaiannya, di depan penjahat muda yang gila itu, juga di depan suaminya yang memandang tidak berdaya.

"Bagus......... bagus........... ah, sudah kuduga. engkau

memiliki tubuh yang hebat sekali. ! Ah, engkau sungguh

manis. " Hong San terbelalak, matanya mengeluarkan sinar

Dukungan & Donasi

Bantu kami terus update dengan memberi dukungan melalui:

BCA 7891767327
Trakteer
Post a Comment