"Maaf, kalau boleh saya mengetahui, siapakah ji-wi dan ada hubungan apakah antara ji-wi dengan Sie Taihiap?"
Kini Bi Sian sudah tidak ragu lagi bahwa pemilik rumah makan ini jelas mengenal Sie Liong dan tahu di mana dia berada, maka kesabarannya habis. Ia ingin segera mengetahui di mana adanya musuh besarnya itu! Ketika melihat ada sumpit-sumpit berdiri di gelas tempat menyimpan sumpit, tangannya mengambil segenggam sumpit, lalu ia mengerahkan tenaganya pada jari-jari tangan yang menggenggam sumpit.
"Krekk! Krekkk!"
Sumpit-sumpit itu patah-patah dan remuk dalam genggaman tangan yang kecil dan berkulit halus lunak itu!
"Sobat, katakan saja cepat-cepat di mana adanya Sie Liong dan jangan berbohong!"
Kata Bi Sian, lirih dan wajah pemilik rumah makan itu berubah pucat. Hampir dia tidak percaya akan penglihatannya sendiri. Tangan yang kecil dan berkulit halus itu memiliki tenaga yang demikian dahsyatnya!
"Saya.... saya tidak tahu di mana dia sekarang. Baiklah saya ceritakan perjumpaan saya dengan dia. Silakan duduk, silakan duduk...."
Bi Sian dan Bong Gan duduk dan pemilik rumah makan itu lalu berecrita. Diceritakannya betapa hampir dua bulan yang lalu, Sie Liong Si Pendekar Bangkok pernah makan bersama seorang gadis yang bernama Sam Ling dan diaku sebagai adik angkatnya, di rumah makan itu. Betapa kemudian terjadi keributan yang dilakukan oleh seorang anggauta Kim-sim-pai dan betapa kemudian semua orang baru mengetahui si bongkok itu adalah seorang sakti.
"Setelah terjadi keributan itu, Sie Taihiap minta bantuanku untuk mencarikan tempat pemondokan bagi adik angkatnya dan saya menunjukkan rumah bibiku. Kemudian adik angkatnya itu tinggal bersama bibi Cili, akan tetapi Sie Taihiap pergi entah ke mana. Sejak itu saya tidak pernah lagi bertemu dengan dia."
"Apakah adik angkatnya itu masih tinggal di sini?"
Tanya Bi Sian. Pemilik rumah makan itu menggerakkan pundaknya.
"Sejak tinggal di sana, baru satu kali saya pernah menengok. Dua minggu sejak ia tinggal di sana dan sejak itu, saya tidak pernah lagi ke sana karena repotnya pekerjaan."
"Hayo cepat antar kami ke sana, sekarang juga!"